Warga Diminta Waspada, Kawasan Bantaran Sungai di Medan Terkena Banjir

Banjir kiriman kembali terjadi di Kota Medan, terutama menerpa kawasan pemukiman penduduk di bantaran sungai. Banjir ini merupakan imbas dari kawasan pengunungan pada saat turun hujan hingga dipastikan Kota Medan yang berada di kawasan rendah mengalami kebanjiran.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Hana Lore Simanjutak, mengatakan, hujan yang berkepanjangan membuat seluruh kawasan di Kota Medan di bantaran sungai mengalami banjir. “Untuk keseluruhan ada sekitar 300 rumah yang berada di bibir sungai terkena bencana banjir. Tapi sekarang sudah surut dan masyarakat telah bersih-bersih seperti di kawasan Medan Maimon,” ujarnya kepada MedanBisnis, Minggu sore (5/10/2014).

Dijelaskannya, selama musim hujan panjang ini pihaknya tetap siaga dengan relawan di masing-masing kelurahan. “Kepala Lingkungan juga relawan kita yang siap mengkomunikasikan jika terjadi bencana banjir. Camat dan lurah juga saling berkoordinasi, apa yang dibutuhkan. Kita juga siapkan perahu karet untuk evaluasi jika sewaktu- waktu terjadi bencana,” katanya.

Diketahui, hujan deras yang turun pada sore hari hingga malam kemarin (Sabtu, 4/10) mengguyur Kota Medan dan sekitarnya juga mengakibatkan banjir di sejumlah jalan inti kota dan pinggiran. Akibatnya, ratusan kendaraan bermotor baik itu angkutan kota (angkot), mobil pribadi dan sepeda motor jenis bebek mogok yang ditemukan di sejumlah jalan di Kota Medan dan sekitarnya.Untuk kawasan banjir terlihat di dua kelurahan di Kecamatan Medan Maimun, yakni Kelurahan Sei Mati dan Kelurahan Kampung Aur.

Meski ketinggian banjir mencapai satu meter, sejumlah warga memilih bertahan di lantai dua rumahnya. Warga mengaku, kawasan pemukimannya memang langganan banjir jika musim penghujan. Ratusan rumah yang terendam banjir memang berada di sepanjang aliran sungai. Selain Kecamatan Medan Maimun, banjir juga mengenangi sejumlah rumah di kawasan Kecamatan Medan Johor, Medan Petisah, Medan Sunggal dan Medan Selayang.

Walikota Medan Dzulmi Eldin berjanji akan melakukan pengerukan sungai-sungai yang ada di Kota Medan akibat telah mengalami pendangkalan. Sehingga air yang datang dari daerah pegunungan membuat sungai meluap dapat diantisipasi, guna meminimalisir akibat dan dampak negatifnya.

“Kita akan melakukan pengerukan selokan-selokan maupun endapan sepanjang sungai. Membenahi kembali saluran air yang tersumbat oleh bangunan ataupun sampah terutama di daerah yang tergenang air,” kata Walikota saat meninjau Sungai Sei Kambing saat meluap.

Menurut Eldin, memasuki musim penghujan ini Pemko Medan telah mengantisipasi dengan satuan tugas tanggap banjir di setiap kecamatan. Dengan melibatkan gabungan instansi dinas-dinas terkait, kecamatan, TNI/Polri, termasuk juga melibatkan masyarakat.

** Dikutip dari : http://mdn.biz.id/n/121638/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s