Setahun Labosude : Perjuangan Pelestarian Sungai Masih Berlanjut

Tanggal 1 Januari 2014 yang tinggal 3 hari lagi, Laskar Bocah Sungai Deli (Labosude) menginjak usia setahun. Siapa Labosude? Merekalah yang menyelami keruhnya Sungai Deli dengan antusias selayaknya kolam renang mewah. Merekalah yang menangkap ikan lengket sebagai mainan yang menyenangkan sekaligus menggelikan. Merekalah orang-orang sungai yang mendengar cerita indahnya Sungai Deli di masa kakek, nenek, bapak, dan ibunya. Merekalah yang tak mau hanya mendengar.

Merekalah yang merindukan suasana nyaman, bersih, dan juga mau menangkap ikan ‘betulan’ yang enak dimakan dan dipelihara, bukan ikan sapu kaca. Merekalah yang yakin bahwa kakek, nenek, bapak dan ibunya, dan juga siapaun yang cinta akan kebersamaan dan keharmonisan punya kerinduan yang sama; Sungai Deli Yang Lestari, tanpa gangguan dalam bentuk apapun!

Usia setahun, harus jadi tonggak sejarah bahwa masyarakat pinggiran sungai adalah orang-orang yang sadar terhadap lingkungannya. Selau berupaya untuk semampunya berubah menjadi lebih baik. Masih banyak yang harus dikerjakan untuk mewujudkan cita-cita bersama Sungai Deli Yang Lestari. Bahwa selalu ada harapan untuk memperbaiki yang sudah terlanjur terjadi. Bahwa selalu ada kesempatan untuk menularkan semangat membangun diri, sebagaimana layaknya sungai sebagai awal mula peradaban manusia yang karena itu harus lestari.

Sehingga, menurut salah seorang penggagas berdirinya Labosude Budi Bahar Yong, meskipun Labosude didirikan di Kampung Aur, Kecamatan Medan Maimun, tapi semangatnya akan merembet ke seluruh masyarakat, khususnya yang berada di pinggiran Sungai Deli, dari hulu sampai ke hilir berkumpul dalam barisan yang peduli dan mau berbuat demi kelestarian Sungai Deli.

Kini masyarakat sudah memiliki kesadaran untuk melestarikan Sungai Deli. Masyarakat sudah risih membuang sampah ke sungai karena sungai menjadi tempatnya melakukan banyak aktivitas. Masyarakat tak bisa dilepaskan dari sungainya. Maka menjadi PR bagi pemerintah untuk memberi contoh dan teladan yang baik bagaimana melestarikan sungai. Pemerintah harus membantu masyarakat yang kesulitan membuang sampahnya dengan menyediakan tempat-tempat pembuangan sampah yang layak.

*** Dikutip dari : http://www.medanbisnisdaily.com/photo_gallery/detail/59/setahun-labosude-perjuangan-pelestarian-sungai-masih-terus-berlanjut/#.V4xdntJ95H0

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s